Kawan ??? bukan…. :'(

Ingin betul tulis ini kemarin

Tapi kemarin sungguh….

Masih amat, sangat marah,,, panas

Semua hanya berada di kepala

Riuh dengan analisa…

Menganalisa situasi

Menganalisa kamu…

karakter kamu

Well,,, i guess my anger is a mutation of my fear

I fear that i loose another best friend
(Aku rasa aku sendiri yg GR…?)
Menyangka ini yang namanya friendship
Aku anggap kamu bestfriendnya aku

Tapi kamu gimana ?
Kmu anggap aku hanya orang yg bisa kamu manfaatkan, bukan ?

Sepanjang aku ingat,
Kamu ingat, kamu hubungi aku
Selama kamu ada perlu

Perlu untuk pinjam buku
Perlu untuk menagih traktiran di ulang tahun
Perlu untuk menagih sesuatu yg pernah aku janji berikan as a gift
Perlu untuk ditemani pergi kesuatu tempat
Karena tidak mau sendirian saja

Dan ujungnya kemarin…
Waktu di mana kesadaranku dibangunkan
Aku bukan siapa siapa
Aku hanya dimanfaatkan

Aku dibuat hutang budi
Untuk selanjutnya “diperas habis-habisan”
Untuk ikuti maunya kamu, jadwalnya kamu
Hidden agenda nya kamu
Yang entah apa itu
Aku gak tahu
Dan aku gak mau tau

Dan yang paling parah
Untuk dibohongi
Dan disuruh berbohong
Dan itu adalah untuk kepentingan kamu
Egoisss sekali

THAT’S IT !!!!!

Aku marah…
Kamu tau aku marah
See, how awkward is it ?
I kept analazing the situation
In our way home
You have ever seen me this anger before…

Dejavu kan ?
Dulu sekali juga pernah kamu buat aku begini
Kamu mungkin tidak ingat
Tapi inti kejadiannya hampir sama,,,
Dulu, Aku kamu suruh berbohong

Aku paling tidak suka berbohong
Terlebih lagi tidak suka dibohongi

Apa ekspektasiku berlebihan buat srorang kawan?
Kawan tidak akan berbohong padaku…
Tidak pula akan suruh aku berbohong…
Dan semua mua muanya adalah untuk krpentingannya kamu

How stupid i was,,,
Tidak lihat “tandanya” dari awal
Yaaa, for the sake of “balas budi”

Okeh, akan aku bayar lunas semua budi baik kamu

Mungkin ini caranya Tuhan buat tunjukkan kepadaku
This one is not real ,,,
This is the fake one ,,,

Posted from WordPress for Android